Otoritas Daerah Online
Membangun Daerah Membangun Bangsa
Sabtu, 06 Juni 2009
Rabu, 27 Mei 2009
TANPA MENJADI WAPRES PUN, PRABOWO BISA LAKUKAN

TANPA MENJADI WAPRES PUN, PRABOWO BISA LAKUKAN ...
”... Maka dengan Rp.170 milyar ,10% total kekayaan Rp.1,7 triliun pun Prabowo mampu memberikan lapangan pekerjaan kepada 600 orang bagi masyarakat di Jawa Barat Selatan, kalaupun tidak terpilih sebagai Wapres kelak..... ”
Betapa miris saat berulang kali, Prabowo Subianto menyatakan kepada media masa bahwa dia mampu menyediakan lapangan pekerjaan untuk 15 juta orang jika ia terpilih sebagai pemimpin negeri ini.
Hitungannya adalah karena ia membandingkan proyeksi Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional yang menyebutkan untuk mendorong pertumbuhan satu persen, dibutuhkan masukan US$ 5 miliar untuk mencapai sekitar 400.000 tenaga kerja baru
Sedangkan jika ia menjadi pemimpin, dengan paham ekonomi kerakyatan yang menjadi konsep kampanyenya ia akan akan investasikan US.$.5 milyar itu dalam bentuk 2,5 juta hektar lahan dalam pengentasan pengangguran. Karena dalam hitungannya, idealnya setiap hektar lahan mampu menyerap minimal 6 orang pekerja, sehingga dengan 2,5 juta hektar akan menyerap 15 juta tenaga kerja, atau lebih tinggi 37% dari hitungan Bapenas.
Hanya masalahnya, hal ini ia sanpaikan saat mengusung menjadi Capres, namun bila juga ia tidak terpilih menjadi pemimpin (Wapres?), apakah ia akan tetap berupaya merealisasikan hal itu. Sedangkan selaku seorang prajurit, pengabdian itu tidak harus menjadi seorang pemimpin (Presiden/Wapres), kapan dan dimana saja ia harus menjadi yang terbaik dari yang lainnya.
Dengan kekayaan Prabowo sekarang, yang mencapai lebih dari 1,7 triliun, kalaupun ia tidak menjadi Wapres Megawati kelak. Idealnya, sejak sebelum menjadi Capres dari Gerindra lalu, ia bisa saja hibahkan 10% (+/- Rp.170 milyar) dari kekayaannya itu untuk hal diatas.
Karena dengan Rp.170 milyar, banyak hal yang lebih kongkrit yang dapat ia kerjakan. Minimal adalah membuka lahan (misalnya) di kawasan Jawa Barat bagian Selatan,al; Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Ciamis. Yang nota-bene mayoritas rakyatnya itu adalah Petani, buruh dan nelayan. Ia cukup membagi Rp.170 milyar itu kepada 5 daerah tsb @Rp.34 milyar.
Jika saja harga lahan minimal Rp.100.000/M2, maka dengan Rp.34 milyar, ia mampu membeli minimal 200.000M2 (20 hektar)/daerah. Adapun sisanya Rp.14 milyar dapat dipergunakan untuk modal koperasi, pembinaan, perlengkapan, dsb. Dengan 20 hektar itu ia mampu menyerap minimal 120 orang pekerja untuk membuka lahan untuk memacu program biodiesel ; pohon jarak,dsb.
Maka dengan Rp.170 milyar ,10% total kekayaan Rp.1,7 triliun pun Prabowo mampu memberikan lapangan pekerjaan kepada 600 orang bagi masyarakat di Jawa Barat Selatan, kalaupun tidak terpilih sebagai Wapres kelak. Karena sesungguhnya ia telah melakukan sesuatu bagi perekonomian rakyat secara realistis dan kongkrit.
Apalagi selama ini masyarakat luas memahami betul jika Prabowo bersama adiknya Hasyim Djojohadikusumo sangat ’piawai menyulap lahan kosong menjadi lebih produktif; Contohnya; Di Kaltim melalui Kiani Grup ia menguasai sekitar 50.000 ha, Di Aceh – melalui PT. Tusan Hutan Lestari ia menguasai lebih dari 90.000 ha lahan pinus, Di Kaltim pula, Prabowo menguasai 1 juta ha konsesi hutan dan tambang batubara, dan masih berencana membuka 700 ribu ha kebun aren (Warta Ekonomi, 9-22 Maret 2009, Laporan Khusus tentang Duet Bisnis & Politik, Hashim Djojohadikusumo & Prabowo Subianto), Di Papua dan daerah lainnya. Konon, duet Prabowo-Hasyim sudah memiliki lebih dari tiga juta hektar perkebunan, konsesi hutan, tambang batubara dan ladang migas dari Aceh sampai ke Papua, rencana membuka 1,5 juta hektar lagi di Kaltim maupun di Merauke dan sebagainya
Jadi tanpa harus menjadi seorang Presiden atau pun Wapres , masih banyak hal yang ia dapat kerjakan untuk pro-perekonomian rakyat. Hanya masalahnya, apakah semangatnya akan tetap sama?, padahal kalaupun nilainya kecil namun ini adalah bagian dari PMA-Penanaman Modal Akhirat. Yang terus terukir dengan tinta emas bagi masyarakat sana.
Demikian pula seperti akunya ia kerap menjadi donatur / sponsor olah-raga berkuda yang semua orang pun tahu bahwa olah-raga ini ’quote & quete’ adalah OR milik orang menengah-atas, untuk apa? , padahal dapat ia maksimalkan kepada OR lain banyak juga yang perlu ditumbuh-kembangkan dan perlu uluran-tangan. Misalnya; Sepak-takraw, dsb. Hanya masalahnya, apakah semangatnya akan tetap sama?
----------------------------------------
Opini / artikel ini ditulis oleh :
(nama disembunyikan Redaksi)
Pemerhati perekonomian rakyat, politik dan kesehatan, tinggal di Bandung, Jawa Barat.
Selasa, 21 April 2009
berita kab sopeng sulsel KOTA KALONG

Kab.Sopeng,Sulsel; Bukan hanya di KOta Bogor Jawa Barat saja fenomena ini terjadi, Keberadaan kalong di jantung Kota Watansoppeng,Kab.Sopeng Sulsel semakin menambah pesona kota ini. Oleh karena itu ibu kota Watansoppeng dijuluki sebagai 'kota kalong'. Uniknya kalong ini hanya mau berdiam dan bergelantungan di pepohonan sepanjang kota Watansoppeng.
Menjelang matahari tenggelam di ufuk barat, kalong ini beterbangan mencari makanan dan menjelang matahari terbit seiring dengan gema suara azan subuh, kalong ini kembali ke tempatnya dengan suara yang khas dan brisik seakan membangunkan masyarakat kota Watansoppeng untuk memulai aktifitasnya.Subhanallah..(Andi/repro by kab sopeng)
Senin, 20 April 2009
Serdang bedagai Sumut ttg Pemilu DAN pAsar tradisional kami


Sku.OTDA/Sergai, Sumut:
AMAN DAN KONDUSIF09/04/09 Pemilihan Surat Suara Untuk Calon Legislatif Davem Iv anggota DPRD di Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatra Utara yang dilaksanakan di 17 Desa tiap-tiap TPS yang jumlahnya 46 TPS aman dan kondusif. 'Terima kasih Tuhan....
Dalam pelaksanaan pemilihan surat suara di kecamatan dolok ditiap-tiap TPS, dikordinir oleh Bapak Camat S. Tarigan dan sekretarisnya Bapak Mahlul Siregar serta Bapak ketua PPK Bapak Tumiran, ketua Panwaslu Bapak Kamaluddin Siregar dan 17 kepala Desa serta saksi-saksi partai politik dari semua yang ada.
Demikian juga, Bapak Bupati HT Erry Nuradi memberikan perintah langsung kepada jajaran PEMKAB, agar supaya ikut mengawasi pemilihan surat suara yang dilaksanakan dikecamatan dan TPS.
Untuk sistem Kabtibmasnya komandan dipegang oleh Bapak Jaswadi Barus Kapten Inf selaku Danramil bersama Kapolsek Bapak M. Haloho AKP dan Polres Kabupaten dan Polresta Tebing Tinggi. ‘Sergai telah mmebuktikan kepada dunia, bahwa kami aman mengawal Pileg 9 April 2009 lalu. ‘Sukseslah untuk semua, bagaimana Pilpres Juli 2009 nanti?, mari kita berjuang kembali dgn lebih baik. Jangan kotori demokrasi di Sergai dengan ketidak-jujuran semua pihak. ‘semoga (Jhon)
PASAR KAMI
Sku.OTDA/Sergai, Sumut: Di Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai Propinsi Sumatra Utara memiliki pasar yang keberadaan dan perkembangannya tidak maju , tidak berkembang. Alias begitu-begitu saja. Namur ia dicintai warga masyarakat sekitar.
Di pasar itu hanya ada sekitar 10 toko/kios, dengan luas area sekitar 8X15M2. itupun baru direhab lantai dan sengnya. Barang yg dijual estándar, hanya kebutuhan zaherÃ-hari warga sekitar. Dan jangan heran jika juga kerap kita tidak temui barang-barang tersebut.
Pasar kami sangat sederhana, mungkin cukuplah untuk mendukung kebutuhan penduduk kami yang menyebar di 17 desa yang diperkirakan berjumlah 30.000 jiwa.
Jika saja kami dapat lakukan apapun untuk memajukan keberadaan pasar ini, akan kami lakukan dengan segenap daya dan upaya. Mungkin salah satunya melalui ‘pemberitaan’ ini kalau pun sederhana Namur kini seluruh masyarakat di Indonesia tahu bahwa ada pasar di Sergai, Sumut yang kiosnya hanya berjumlah 10 kios. ‘Malu?, tidaklah semoga Pemkab Sergai membaca ini, dan timbal upaya lain untuk ‘menggerakan sector ini dengan lebih baik lagi, khususnya dari ‘terjangan’ pasar modern yg kini mulai masuk daerah terpencil sekalipun.’Semoga (Jhon)
Jumat, 17 April 2009
surat dari Malaysia ajakan bisnis

Saya Mia Karmila berasal dari malaysia dan sekarang saya bekerja di UK.Ada perkara penting ingin saya maklumkan. saya harap anda akan cuba fahami tentang bisnes ini. Produk Ini di panggil Saphire Blue Stone, ia adalah sejenis mineral. Ia di gunakan untuk cincin, rantai, jubin marmar. dan barangan berharga lainyang terkenal di dunia.
Sebelum ini syarikat saya bekerja mendapatkan bekalan produk ini dari seorang pembekal dari Dubai.Dan saya di maklumi dari salah seorang kenalan yang bekerja dengan pembekal tersebut mereka mendapat bekalan daripada seorang wanita yang berada di malaysia dengan harga yang murah.
Dan menjual kepada syarikat yang saya bekerja dengan harga yang tinggi.Tapi sekarang lelaki yang membekalkan produk tersebut mengalami sakit tenat kerana kecelakaan jalan raya. Dan dia tidak dapat membekalkan lagi produk tersebut. Pihak syarikat memerlukan bekalan tersebut dengan segera.
Saya sekadar cuba nak bertanya, adakah anda berminat untuk melakukan urus niaga ini? ini kerana saya ada nombor telefon agen dari malaysia tersebut. saya kalau boleh tidak mahu agen dari malaysia tersebut berhubung terus dengan syarikat kerana mereka mengaut keuntungan di pihak mereka sahaja.
Jika anda bersetuju Ini bermakna anda akan menjadi orang tengah antara syarikat saya bekerja dengan agen dari malaysia. Produk ini boleh didapatkan di malaysia pada harga 6250 usd per kg. Dan apa yang saya tahu selama ini bos saya membayar pembekal tersebut pada harga 11,500 usd per kg. Ini adalah peluang yang baik.
Jika anda berminat,saya akan sertakan no telefon agen tersebut di email akan datang. Jadi anda boleh cuba hubunginya untuk dapatkan maklumat produk tersebut ( saphire blue stone) masih bolehdidapati dari dia dalam masa yang terdekat. Saya akan hubungkan anda terus dengan CEO syarikat selepas dapat persetujuan dari anda..
Sila hubungi sayabalik selepas anda menerima email ini untuk maklumat lanjut.Reply back via this email............(karmilamia19@yahoo.co.uk)
SURAT PEMBACA MENGGUGAT PUTUSAN SESAT HAKIM BEJAT

SURAT PEMBACA
MENGGUGAT PUTUSAN SESAT HAKIM BEJAT
Putusan PN. Jkt. Pst No.Put.G/2000/PN.Jkt.Pst membatalkan Klausula Baku yang digunakan Pelaku Usaha. Putusan ini telah dijadikan yurisprudensi.
Sebaliknya, putusan PN Surakarta No.13/Pdt.G/2006/PN.Ska justru menggunakan Klausula Baku untuk menolak gugatan. Padahal di samping tidak memiliki Seritifikat Jaminan Fidusia, Pelaku Usaha/Tergugat (PT. Tunas Financindo Sarana) terindikasi melakukan suap di Polda Jateng.
Ajaib. Di zaman terbuka ini masih ada saja hakim yang berlagak 'bodoh', lalu seenaknya membodohi dan menyesatkan masyarakat, sambil berlindung di bawah 'dokumen dan rahasia negara'.
Statemen "Hukum negara Indonesia berdiri diatas pondasi suap" (KAI) dan "Ratusan rekening liar terbanyak dimiliki oknum-oknum MA" (KPK); adalah bukti nyata moral sebagian hakim negara ini sudah terlampau sesat dan bejat. Dan nekatnya hakim bejat ini menyesatkan masyarakat konsumen Indonesia ini tentu berdasarkan asumsi bahwa masyarakat akan "trimo" terhadap putusan tersebut.
Keadaan ini tentu tidak boleh dibiarkan saja. Masyarakat konsumen yang sangat dirugikan mestinya mengajukan "Perlawanan Pihak Ketiga" untuk menelanjangi kebusukan peradilan ini.Siapa yang akan mulai??
David
HP. (0274)xxx-xxxxx (rED: DISIMPAN REDAKSI)
uNTUK BUNG DAVID, BUNYIKAN TERUS KEBENARAN DGN JUJUR, KAMI DIBELAKANG ANDA, DAN KAMI MEMBUKA DIRI, JIKA ANDA MAU MENGIRIMKAN ARTIKEL APAPUN.'NUWUN...(@rief)
Langganan:
Postingan (Atom)
