Otoritas Daerah Online

Membangun Daerah Membangun Bangsa

Minggu, 08 November 2009

PENYELAM MUTIARA



RENUNGAN : “ PENYELAM MUTIARA “

SKU.OTDA, Bandung; Menyimak perseteruan KPK-POLRI-KEJAKSAAN & ANGGOTO, kita semua merasa haru atas semua ini; demikian mudahnya lembaga-lembaga penegak hukum kita kemudian ‘teradu-domba atau apapun namanya, sehingga kemudian saling ‘menjatuhkan; disatu sisi usia kabinet baru seumur jagung.

Pembaca Sku.OTDA dimana saja berada; Perjalanan hidup manusia…tidak ubahnya bagaikan kisah…penyelam mutiara. Seorang penyelam mutiara…dalam melaksanakan tugasnya….selalu dibekali dengan tabung oksigen…yang terpasang dipunggungnya. Pada saat ia terjun menyelam…niatnya bulat ingin mencari tiram mutiara…sebanyak-banyaknya.

Tetapi…begitu ia berada dibawah permukaan laut…ia mulai lupa pada apa yang harus dicarinya…Kenapa ?...Ternyata pemandangan di dalam laut… sangat mempesona. ..Bunga karang yang melambai-lambai…seolah-olah memanggilnya ?...Ikan-ikan hias berwarna-warni..yang saling berkejaran dengan riangnya…membuatnya terpana? ..Ia pun lalu terlena…ikut bercanda ria…melupakan tugasnya semula …untuk mencari tiram mutiara yang berada jauh didasar laut

Hingga pada suatu saat…dia terkejut…manakala disadarinya…bahwa oksigin yang berada dipunggungnya… tinggal sedikit lagi ?...Timbullah rasa takutnya ?...Tidak terbayangkan olehnya…bagaimana kemarahan majikannya kelak…bila ia muncul kepermukaan…tanpa membawa tiram mutiara sebanyak yang diharapkan ? …Maka dengan tergopoh-gopoh…ia pun berusaha untuk mencari tiram mutiara yang ada disekitarnya…Namun sayang…kekuatan fisiknya sudah melemah…energinya sudah habis terkuras…bercanda ria dengan keindahan alam dibawah laut.

Akhirnya..isi tabung oksigennya benar2 kosong…sehingga walaupun tiram mutiara yang diperolehnya sangat sedikit…ia mau tidak mau…harus muncul ke permukaan…Malangnya lagi…karena tergesa-gesa…dia tidak sempat mengikat kantongnya dengan baik…sehingga ketika tersenggol ikan2 yang berseliweran disekelilingnya….tiram mutiara yang sudah didapatnya dengan susah payah itu…sebagian tertumpah lagi keluar kantongnya.

Di permukaan…majikannya telah menunggu ?...Begitu dilihatnya… isi kantong si penyelam tidak berisi tiram mutiara…sebagaimana yang ia harapkan…maka tumpahlah caci makinya…dan saat itu juga si penyelam dipecatnya…tanpa pesangon sedikitpun ?...Tentu saja bisa kita bayangkan…bagaimana gundahnya perasaan si penyelam.

Dengan penuh rasa penyesalan…si penyelam berusaha meminta kesempatan ulang untuk menyelam kembali :” Tuan,.. ijinkanlah saya untuk menyelam kembali…pasti saya akan mencari tiram mutiara sebanyak-banyaknya ?”….Namun ..sang majikan dengan tegas menolaknya…” Percuma engkau ..aku beri kesempatan…ternyata engkau hanya pandai membuang-buang oksigen saja.”

Kisah Penyelam Mutiara diatas…mirip dengan perjalanan hidup kita manusia di dunia ini…Tabung oksigen adalah perlambang jatah umur kita manusia…Tiram Mutiara mengibaratkan pahala2 yang harus kita kumpulkan…Dan tiram mutiara yang tumpah mengibaratkan pahala2 kita yang hilang karena riya …Sedangkan keindahan yang ada di dalam lautan…melambangkan godaan2 kenikmatan duniawi…berupa harta…tahta…dan wanita

Marilah kita berintrospeksi…koreksi dan mawasdiri…sudah cukupkah pahala/ tiram mutiara yang kita perolah ?...Sehingga bila suatu saat kita harus muncul ke permukaan…harus menemui majikan kita…yaitu Allah swt…Allah ridha untuk menerima kita ?.

Surat Al-Ankabuut (29) ayat 64 :“ Tidaklah kehidupan dunia ini…melainkan senda gurau dan main2..sesungguhnya akhirat itulah..yang sebenar-benarnya kehidupan.”

Demikian, semoga kisah diatas menjadi pencerahan bagi jiwa kita… Mari kita berlomba-lomba mengumpulkan pahala/ tiram mutiara sebanyak-banyaknya…agar kita mendapat ridha Allah SWT, kalaupun itu dalam bentuk tulisan seperti yang OTDA lakukan selaku . Sukses selalu. Amin, Wass ……. (HMU.Suwendi/

Tidak ada komentar: